Pengertian Aqidah Islam – Yang menjadi dasar aqidah islam
ialah Al-Qur’an dan Al-Hadits (sunnah Rasul). Biasanya keyakinan seseorang itu
akan timbul setelah ada alasan-alasan yang dikemukakan, baik oleh ayat-ayat
Al-Qur’an maupun Sunnah Rasul. Mungkin ada orang berkata bahwa dengan akalpun
manusia dapat menentukan mana yang baik dan yang buruk. Hal ini untuk sementara
dapat diterima, akan tetapi jika dipikir jelas bahwa dengan akal manusia dengan
segala kerterbatasannya tidak bisa menjamin dirinya untuk selalu berada dijalan
yang benar. Maka wahyu dan sunah rasul-lah yang akan selalu membimbingnya.
Sekaligus menjadi landasan atau dasar aqidah islam. Maka aqidah islam bertujuan
untuk membimbing dan mengarahkan manusia kejalan yang lurus dan supaya dapat
memiliki landasan hidup yang benar dan taqwanya selalu terbina.
| Ilustrasi |
Arti aqidah menurut bahasa, Aqidah berasal
dari bahasa arab yaitu dari kata Aqd
yang artinya ikatan dua utas tali menjadi satu buhul. Jadi aqidah ialah ikatan
kehendak antara hamba (manusia) dan khaliq (Allah). Kalau seseorang rela diikat
oleh peraturan Allah, maka orang ini diberi julukan Mukmin.
Kata aqidah di dalam al-qur’an bisa dilihat di antaranya
dalam surat al Maidah ayat 1, sebagai berikut:
Artinya: ”Wahai
orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu”. Aqad (perjanjian) mencakup janji prasetia hamba kepada Allah
dan perjanjian yang dibuat oleh manusia dalam pergaulan dengan sesamanya. Dalam
surat dan ayat yang lain disebutkan. Artinya: “Berkata Musa: Ya
Tuhanku lapangkanlah untukku dadaku dan
mudahkanlah untukku urusanku dan lepaskanlah kekakuan ikatan dari lidahku,
supaya mereka mengerti perkataanku”. (Q.S Thaha ayat 25-28).
Arti aqidah menurut istilah, Aqidah ialah
ssuatu yang mengharuskan hati membenarkannya, yangmembuat jiwa tenang tentram
kepadanya dan yang menjadi kepercayaan seseorang yang bersih dari kebimbangan
atau keraguan. Setelah memperhatikan pengertian aqidah, baik menurut bahasa
maupun istilah mak kita coba membuat pengertian Aqidah Islam. Aqidah Islam
ialah dasar-dasar/pokok-pokok kepercayaan atau keyakinan yang harus diyakini
kebenarannya oleh semua orang Islam, bersarkan dalil-dalil Naqli dan Aqli. Dan
kepercayaan itu harus betul-betul bersih dari kebimbangan atau keraguan, baik
yang berhubungan dengan jasmani maupun rohani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar